RUMAH SUSUN UNTUK KALANGAN MENENGAH KEBAWAH
RUMAH
SUSUN UNTUK KALANGAN
MENENGAH KEBAWAH
MENENGAH KEBAWAH
A. PENGERTIAN
RUSUN
Rumah Susun atau disingkat Rusun, kerap
dikonotasikan sebagai apartemen versi sederhana, walupun sebenarnya apartemen
bertingkat sendiri bisa dikategorikan sebagai rumah susun. Rusun adalah
bangunan gedung bertingkat yang dibangun dalam suatu lingkungan yang terbagi
dalam bagian-bagian yang distrukturkan secara fungsional, baik dalam arah
horizontal maupun vertikal dan merupakan satuan-satuan yang masing-masing dapat
dimiliki dan digunakan secara terpisah, terutama untuk tempat hunian yang
dilengkapi dengan bagian bersama, benda bersama, dan tanah bersama (UUD Nomor
20 Tahun 2011 Tentang Rumah Susun).
B. PENGERTIAN
RUSUNAMI DAN RUSUNAWA
Rusunami merupakan akronim dari rumah susun sederhana
milik, sedangkan rusunawa merupakan akronim dari rumah susun sederhana sewa.
Perbedaan antara Rusunami dan Rusunawa adalah jika pada Rusunami pengguna
tangan pertama adalah pembeli dari pengembang, pada Rusunawa pengguna menyewa
dari pengembang. Beberapa pengembang sering menggunakan istilah apartement
bersubsidi untuk merujuk pada rusunami. Hal ini disebabkan karena pemerintah
memberikan subsidi kepada pembeli yang memenuhi syarat tertentu.
Pengertian rumah susun sederhana sewa, yang
selanjutnya disebut rusunawa berdasarkan PERMEN No.14/ 2007 tentang
Pengelolaan Rumah Susun Sederhana sewa yaitu bangunan gedung bertingkat yang
dibangun dalam suatu lingkungan yang terbagi dalam bagian-bagian yang
distrukturkan secara fungsional dalam arah horizontal maupun vertikal dan
merupakan satuan-satuan yang masing-masing digunakan secara terpisah, status
penguasaannya sewa serta dibangun dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan
dan Belanja Negara dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dengan
fungsi utamanya sebagai hunian.
C. JENIS-JENIS
RUSUN :
a. Rumah
Susun Umum : dibangun untuk memenuhi
kebutuhan perumahan di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah.Rusun ini
memiliki 2 jenis yaitu RUSUNAMI (Rumah Sususn Umum Milik) yang kepemilikannya
berada di tangan pertama yang membeli unit rusun dari pengembang.Para
pengembang lebih memilih pemakaian istilah Apartemen bersubsidi untuk
rusunami.Sedangkan RUSUNAWA(Rumah Susun Umum Sewa)penggunanya harus menyewa
dari pengembang.
b. Rumah
Susun Khusus : dibangun untuk memenuhi
kebutuhan khusus
c. Rumah
Susun Negara : dimiliki negara dan
menjadi tempat tinggal bagi para pegawai negeri untuk menunjang pekerjaannya.
d. Rumah
Susun Komersial : dibangun untuk
mendapatkan keuntungan.Seperti apartemen,kondominium, flat,dll.
D. SUBSIDI
Istilah lain yang sering diusung oleh para pengembang
untuk rusunami adalah Apartemen Bersubsidi. Pengembang lebih senang menggunakan
istilah apartemen daripada rusun karena konotasi negatif yang melekat.
Sedangkan penambahan kata bersubsidi disebabkan karena pemerintah memberikan
subsidi bagi pembeli rusunami jika memenuhi syarat. Sedangkan yang tidak
memenuhi syarat tetap dapat membeli rusunami namun tidak mendapatkan subsidi.
E. JENIS
SUBSIDI
Ada banyak subsidi yang diberikan pemerintah untuk
meringankan dan menarik masyarakat untuk membeli rusunami. Beberapa diantaranya
adalah:
a. Subsidi
Selisih Bunga hingga maksimum 5% (sesuai golongan)
b. Bantuan
Uang Muka hingga maksimum 7 juta (sesuai golongan)
c. Bebas
PPN
F. SYARAT
SUBSIDI
Sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Negara
Perumahan Rakyat Nomor: 7/PERMEN/M/2007, kelompok sasaran penerima subsisidi
adalah:
a. Keluarga/rumah
tangga yang baru pertama kali memiliki rumah dan baru pertama kali menerima
subsidi perumahan (dibuktikan oleh surat pengantar dari kelurahan)
b. Gaji
pokok pemohon atau pendapatan pokok pemohon perbulan maksimum 4,5 juta
c. Memiliki
NPWP
G. UNDANG
UNDANG MENGENAI RUMAH SUSUN
UU
NO 20 TAHUN 2011 TENTANG RUMAH SUSUN
Pasal 1 angka 1 Undang Undang Nomor 20 Tahun 2011
Tentang Rumah Susun merumuskan bahwa rumah susun adalah bangunan gedung
bertingkat yang dibangun dalam suatu lingkungan yang terbagi dalam bagian
bagian yang distrukturkan secara fungsional, baik dalam arah horizontal maupun
vertikal dan merupakan satuan satuan yang masing-masing dapat dimiliki dan
digunakan secara terpisah, terutama untuk tempat hunian yang dilengkapi dengan
bagian bersama, benda bersama, dan tanah bersama.
Pasal 1 angka 5 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011
tentang Rumah Susun merumuskan bahwa bagian bersama adalah bagian rumah susun
yang dimiliki secara terpisah tidak untuk pemakaian bersama dalam kesatuan
fungsi dengan satuan-satuan rumah susun. Penjelasan Pasal 25 ayat 1
undang-undang tersebut memberi contoh bagian bersama adalah antara lain :
pondasi, kolom, balok, dinding, lantai, atap, talang air, tangga, lift,
selasar, saluran-saluran, pipa-pipa, jaringan- jaringan listrik, gas dan teleko
munikasi.
H. CONTOH
RUMAH SUSUN DIJAKARTA
Rumah Susun Jatinegara Barat adalah proyek rumah
susun sewa di kawasan Jatinegara Barat, sekitar 300 meter dari Terminal Kampung
Melayu, yang dimaksudkan untuk menampung warga relokasi Kampung Pulo yang telah
dipindahkan dari bantaran Kali Ciliwung sejak Juni 2015, di bawah pemerintahan
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Rumah susun ini
dibangun di atas lahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan dibangun dengan
dana APBN oleh melalaui Kementerian Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat. Rusunawa Jatinegara Barat terdiri dari dua
tower, 16 lantai, dengan kapasitas mencapai 520 unit. Fasilitas yang disediakan
di lantai satu adalah satu unit rusun bagi kaum difabel, lobi, posko kesehatan
dan ruang administrasi. Sementara di lantai dua ada area yang disiapkan untuk
sekolah PAUD, Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) atau Food court. Selain itu di
lantai dua ada control room, genset dan panel room. Di control room ada 8 layar
monitor untuk mengawasi 54 CCTV.
Setiap unit rusun Jatinegara Barat sudah dilengkapi
dua kamar tidur, satu kamar mandi dan sebuah ruangan yang bisa digunakan
sebagai dapur dan ruang tamu. Di dalamnya menggunakan teknologi canggih ramah
lingkungan. Contohnya di bawah wastafel terdapat grease trap yang berfungsi
menyaring air pembuangan Pengelola juga telah menyediakan satu kamar mandi yang
telah dipasang shower. Unit ini disewakan hanya dengan tarif sekitar Rp 300
ribu setiap bulannya.

Komentar
Posting Komentar